21 Desember 2008

Gaperling



Gaperling Kota Tarakan '08

04 Desember 2008

MENCARI KEBAHAGIAAN

Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti. Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati. Untuk menyadari, betapa ia dicintai.Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri. Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.

Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati, berusahameraih yang tidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri yang ada. Manusia buta karena egois dan hanya memikirkan diri, tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik, selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah.

Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri. Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati. Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian, selalu dinomorsatukan. Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat dan nomor satu dalam satu hal, belum tentu dalam hal lain, dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain.

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri kita sendiri. Jikalau berharap dari orang lain, maka bersiaplah untuk ditinggalkan, bersiaplah untuk dikhianati. Kita akan bahagia bila kita bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri,mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang lain.

Percayalah kepada Allah, dan bersyukurlah kepada-Nya, bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita, tak perlu berkeras hati. Ia akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan, meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari. Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang.

CINTAILAH CINTA


CINTAILAH CINTA

Adalah sesuatu yang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang, namun ia tak pernah membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika kita mencintai seseorang sedangkan kita tidak pernah dapat menemukan keberanian untuk mengungkapkan perasaan kita padanya.
Sebuah hal yang menyedihkan dalam hidup ketika kita bertemu dengan seseorang, yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk mengetahui pada akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan untuk bersama kita, sehingga kita harus dengan berat hati membiarkannya pergi dan berlalu.
Teman terbaik adalah teman dimana ketika kita duduk bersama disebuah ayunan, tanpa ada ucapan sekatapun, dan ketika harus berpisah dengannnya, terasa seolah hal tersebut merupakan percakapan paling menyenangkan yang pernah dilakukan bersama.
Adalah benar bahwa kita takkan pernah tahu apa yang telah kita dapatkan hingga kita kehilangannya. Tetapi adalah benar juga, ketika kita tidak tahu apa yang telah hilang hingga hal tersebut menghampiri kita.
Impikan saja apa yang ingin kita impikan, pergi saja kemanapun kita ingin pergi, jadilah sebagai sosok yang kita inginkan, karena kita hanya memiliki satu buah kehidupan dan satu buah kesempatan untuk dapat melakukan semua hal yang kita inginkan.
Letakkan diri kita sebagai layaknya orang lain, jika kita merasa hal yang kita lakukan akan menyakiti diri kita, hal tersebut mungkin akan menyakiti yang lain pula.
Kata-kata yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan menyulut perselisihan, perkataan yang kejam dapat menghancur-kan kehidupan, sebuah kata yang tak tepat mungkin juga mampu menambah beban batin seseorang, dan... sebuah kata yang penuh cinta kasih mungkin dapat menyembuhkan dan memberikan berkah.
Orang yang paling bahagia adalah orang yang tidak merasa selalu membutuhkan semua hal terbaik, mereka hanya berfikir bagaimana menciptakan semua hal menjadi terbaik bagi mereka, yang berlalu dalam hidupnya.
Cinta dimulai dengan sebuah senyum dan berakhir dengan air mata. Ketika kita dilahirkan, kita adalah orang yang menangis, sementara orang-orang disekeliling kita tersenyum bahagia.Ketika kita menanggalkan hidup, maka kita adalah pihak yang tersenyum begitu bahagia... sementara orang disekeliling kita menangis.

17 November 2008

u and me


Tak cuma jarak tapi juga mimpi & kisah disekeliling
yang memisahkan aku
dari genggaman jarimu....
tanpa daya ku perbanyak doa
sambil menitipkanmu padanya

Hatiku...



Aku takkan menangisi cinta yang t’lah berlalu
pun takkan kuratapi kesepian hati yang tak bertepi
Sendiri bukanlah sebuah akhir,
sebagaimana mencintamu hanyalah awal

Takkan juga kumenyalahkan rasa jika esok masih ada
Takkan pula kubertanya pada sang Kuasa
tentang makna dibalik perjumpaan dan perpisahan
Tujuan hidupku bukan hanya untuk cinta

"Are You"


Tulisan ini untuk seseorang yang pernah mengisi hari-hariku...

Dear are you..

Pertama pertemuan kita di tempat ini, kota kecil tapi banyak aktivitas, lalu ia mengenalkanku padamu,... kau yang membantuku menemukan pekerjaanku, ga ada yang sepesial antara kita hanya sebatas teman biasa, rekan kerja, dan tetangga. Bulan berganti bulan entah apa yang kau rasa...aku pun tak tau itu ada dalam hatimu, awalnya biasa saja, karena aku tau tak mungkin kau tertarik padaku, tapi nyata lain dari apa yng aku fikirkan, “kiss me” itu terasa indah to aku, dan entah kenapa kurasakan pelukan hangat itu sangat membuaiku...”maaf kan aku” itulah kata yan kau ucapkan, tapi entah kenapa aku hanya tersenyum, harusnya aku marah, harusnya aku ga rela,... tapi kenapa hatiku mengiyakan

Setelah waktu itu berlalu, kita saling dekat, jujur aku tau itu tak mudah karena dia sudah punya segalanya, aku merasa kecil didepannya, tapi benih sayang mulai tumbuh dihatiku, dan itu juga terlihat dari sikapmu pada ku...,

Dan taukah ....

Aku mulai mencintainya..... sentuhanmu membuatku terlupa siapa dia,siapa aku dan dimana kami.....segalanya begitu cepat dan kami menikmatinya, jujur aku adalah jiwa kesepian, aku adalah orang yang selalu haus akan kasih sayank,......

Dan kau hadir disaat aku sedang kehampaan, mezki itu sangat jauh dari ingatanku....

Siapa aku dan siapa kamu, ajaran kita melarang itu....

Semakin lama, kita semakin gila, apa yang kita lakuin diambang batas kewajaran, kau dan aku... ya kita telah saling jatuh cinta, cinta yang membutakan mata hati kita, bahwa kita tak mungkin bersama,...waktu pula yang mengantarkan kita untuk selalu bersama, aku benar2 tak bisa tanpa kamu, begitu juga aku, “nikah yu” itu yang sering kau ucapkan, tapi kenapa aku begitu sulit mengatakan ia, “tunggu lulus kuliah dulu ya” itu yang selalu ku katakan padamu, dan kau pun pura 2 ngambek, dan aku merayumu, sehingga kau ga ngambek lagi, hari 2 berlalu, entah apa yang kau rasakan, tapi kau selalu ada to aku, apa yang aku inginkan selalu kau penuhi.... akhirnya aku menjadi manja olehmu, kau yang memanjakanku, kau yang memenuhi segala permintaanku, kau tak pernah marah,

Kau tau...sempat aku berpikir ...mungkinkah kita akan bersama, sedangkan kau telah bersamanya, dia yang menyayangimu, dia yang menemani hari2mu, sedangkan aku, siapa aku, aku perusak ....meskipun bukan aku yang memulainya....

Kita pernah pergi ketempat ini, tempat dimana tak ada yang mengenal kita, meskipun mereka selalui menghantui kita, dan merusak acara kita, aku sangat ga ingin semua cepat berlalu, aku selalu ingin bersama ma kamu, berdua tanpa mereka tanpa ada yang mengganggu, sampai kita kembali kekota ini, kota kecil dimana kita pernah bertemu, masih kurasakan indahnya kecupanmu, hangatnya pelukanmu, dan lembutnya belaianmu.

Taukah.......

Kau mulai berubah sejak itu, kau tersadar apa yang kita lakukan ini slah, apa yang kita buat ini adalah yang dilarang, dan kau pun mulai menjauhiku, kau tak semanis yang dulu, sikapmu kasar, dan kau tak peduli lagi padaku, sungguh bukan ini yang aku inginkan diakhir cerita kita, bukan perpisahan yang aku harafkan diakhir kisah kita, kenpa kau begitu tega mencampakkan aku, kenapa terlalu sulit kuterima semua ini, apa salahku, apa yang kau inginkan dariku????

Are you.........

Aku hanya ingin belaian kasih sayangmu, karena aku adalah jiwa yang kesepian, aku adalah orang yang selalu sendirian, kenapa kau pergi meninggalkanku????

Hilangkah rasa cintamu padaku???

Bosankah kamu padaku????

Apa kau menginginkan yang lain????

Segala usaha ku coba meyakinkanmu, bahwa aku mencintaimu, bahwa kau yang terindah dalam hidupku, tapi sia2, kau menutup hatimu untukku, kau menguncinya rapat2, kau campakkan aku, dan kau melupakanku, semudah itukah kau meninggalkan kenangan kita, segampang itukah kau melupakan aku???? Kenapa kau mengatakan aku meghancurkan kehidupanmu??? Siapa yang slah aku atau kamu.... siapa yang memulai cerita ini.....jujur mencintai kamu Cuma butuh waktu 1 detik saja, tapi untuk melupakanmu butuh waktu seumur hidupku....

Sekarang kita menjadi sosok yang tak saling kenal, kita menjadi sebuah moment yang tertoreh diatas tinta hitam diatas blogku....

Kamu memang hebat, bisa melupakan aku begitu cepat.....sedangkan aku!!!!

Aku seniri didalam kehampaan karena aku adalah jiwa yang kesepian, dan jiwa ini akan tetap sepi sampai akhir hidupku.....

Kerasnya hidup memaksa aku menitikkan air mata ini........

Biarlah waktu yang akn menjawab segalanya...

Dengan segala ketidak berdayaanku aku menangis..... karena aku lelah, lelah to menatap kisah sedih yang tak berujung ini........

Pesanku “sayank... andai sayang mendengar bisikan angin, itulah suara hatiku yang menjerit memanggil namamu, andai...sayang melihat daun yang melambai itulah lambaian tanganku yang memanggil dirimu, andai ...sayank merasakan detaknya gerimis malam, itulah tangisan hatiku yang tak pernah lupa akan dirimu, walaupun sayang jauh dariku namun hatiku selalu dekat denganmu”

Story stay in Tarakan City,”are you”

16 November 2008

jalan-jalan

ney gw dari Pantai amal Tarakan....

Adakah kau merindukan ini...????


Welcome...Kutai Kertanegara
pulau kumala Love Story with "are u"

samarinda... kumerindukannya........

Catatan Hati ...!!!


Aku adalah jiwa yang kesepian....

Diantara kegalauan seribu hati mungkin akulah yang paling resah..

Kegelisahan yang membuat jiwaku kian merana, apa karena salahku sendiri ya

Aku ingin menggapai bulan padahal aku udah punya bintang yang indah....

Kini aku kehilangan nya , aku mulai merasakan kesepian ini, kian merasuki aku,...

Ohhh.......beban ini terasa berat, entahlah apa yang aku lakukan pada hidupku sendiri, jalan apa ini, arah yang mana yang musti aku ambil, apa kah ini semua adalah jalan yang Engkau gariskan padaku.....lelah aku menjalaninya,.....sipa yang aku cari...apa yang aku inginkan, aku kadang galau bertanya ini pada diri aku sendiritapi ini harus aku tanyakan, karena hatiku ga bisa bohong kalo aku inginkan dia hadir disela hari2ku.....

Mereka yang pernah ada dalam hidupku kini satu persatu menemukan kehidupannya sendiri, tinggal aku sendiri..........

Menyesal... ga ada guna....

"kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri...saat ini adalah anugrah"

jiwa kesepian


Ketika semua nada terasa sumbang di telinga....kurasakan kian rapuhnya hati , merangkak meninggalkan segala kegelisahan.... meraung memanggil cinta yang pernah aku rasakan,..okh kenapa begitu sakit kurasakan dad ini, ketika apa yang aku harafkan jauh dari apa yang aku rasakan, kegelisahan yang berkepanjangan membuat kehidupanku kian menjadi mistis, nelangsa yang ku rasa membuat aku terpuruk dalam ketidakberdayaan, masalah yang aku hadapi jauh lebih rumit dari rumitnya benang yang kusut, apa sebenarnya yang aku cari....?????????????

Egokah aku...bila aku inginkan kebahagiaan, kenapa aku tak bisa sepenuhnya merasakan itu dicintamu....salahkah bila rasa ini kian dalam, sedang kan aku tau kau adalah miliknya ....ya kau miliknya seutuhnya.....sedangkan aku.....!!!! aku hanyalah orang yang terlambat datang mengisi kehidupanmu, egokah aku meminta belaian kasih dari orang yang telah memiliki cinta yang sempurna...?????

Akh....Tuhan, kenapa aku begitu bodoh...

Kenapa cinta membutakan pintu hatiku, kenap tak aku fikirkan orang yang aku rebut cintanya.... relakah dia berbagi denganku??? Bisakah dia menerima aku????

Aku terlalu kejam kepadanya...aku bukan orang yang mengerti akan perasaan orang lain...............?????

Kuw haraf aku bisa melupakannya... aku tak sanggup menerima cacian dari mereka karena kebodohanku... ku memang mencintaimu.... sangat mencintaimu.... tapi aku tak akan pernah memilikimu....tak akan pernah.....

Jangan pergi...

Meratapi sepiku

Tanpa hadirmu lagi

Kasihku berlalu...

Menyesal yang terjadi

Pupuskan rindu ingin

Benci kepadaku

Semua yang kulalukan ini

Bukan yang ku inginkan

....

Menangis aku disini

Mengharaf kau kembali

To bersama lagi seperti dulu

Jangan kau beranjak pergi

Tinggalkan ku disini

Karna ku tak akan mampu tanpamu ...kekasih

Ta pernah ku inginkan

Semua yang terjadi

Hancur nya cintaku..

14 November 2008

ney dia cs lumajang....
namanya aa Paul...to yang mo kenal call azha ...
hicksss....

09 November 2008

19 Oktober 2008

Ponakan Baroe

hey ney ponakan kuw,.....
lutu chan...
namanya Shifa Nadia Nuraini
akuw kangennnn banget ma dia...
coz dia di bjm n akuw ditarakan...
jauh kan... makanya akuw suka kangen ma dia
created by enoenk chueks

29 Juli 2008

ney dia komandannya enoenk
chakep chan....
siapa doloe donk...
aku sayank bangettt ma kamu cintaaa
created by enoenk chueks

billiard

hahahahaa..... ciapa ney yang mau ikut maennn?
aku lagie sendirian nech...hicks.
created by enoenk chueks

my love

pangeran cintaku ney....
gagah chan....

created by enoenk chueks

25 Juli 2008


This is my love stay in Tarakan
i love you baby....
i miss u 4 ever....
smua abadi untuk slamanya .
created by enoenk chueks

Mamy & Papy

ini cintaku... namanya yuri.P
sekarang dia lagi ga disampingku
karena tugas...
aku kesepian dehhhh
created by enoenk chueks

Anak - Anak PT.POS TARAKAN

Pelatihan Prestasi tahun 2008 di Tarakan, Kalimantan TImur
memey,si anak berau, aa izal, butet,pak dodik,lina, siska h,ade.
nyu2n, siska d, enoenk chueks......
so sweet booooo.........wakakakkkkk
created by enoenk chueks

24 Juni 2008

Kiat Meningkatkan Rasa Percaya diri

Sahabat-sahabat, ketika Allah menjadi alasan
paling utama, maka aku berani memutuskan untuk menikah dan menyegerakannya.

Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka
aku berani memutuskan dengan siapa aku akan
menikah. Aku tidak banyak bertanya tentang
calon istriku, aku jemput dia di tempat yang
Allah suka, dan satu hal yang pasti, aku tidak
ikut mencampuri ataupun mengatur apa-apa yang
menjadi urusan Allah. Sehingga aku nikahi
seorang wanita tegar dan begitu berbakti kepada suami.
Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka
aku berusaha sekuat tenaga untuk tidak melihat
segala kekurangan istriku. Dan sekuat tenaga
pula, aku mencoba membahagiakan dia.

Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka
menetes air mataku saat melihat segala
kebaikan dan kelebihan istriku, yang rasanya sulit aku tandingi.

Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka
akupun berdoa, Yaa Allah, jadikan dia, seorang
wanita, istri dan ibu anak-anakku, yang dapat
menjadi jalan menuju surgamu. Amin.

Sahabat-sahabat, kalau Allah menjadi alasan
paling utama untuk menikah, maka seharusnya
tidak ada lagi istilah, mencari yang cocok,
yang ideal, yang menggetarkan hati, yang menentramkan jiwa, yang...yang.
.yang..dan 1000 "yang"..lainnya...Karena semua
itu baru akan muncul justru setelah melewati
jenjang pernikahan. Niatkan semua karena Allah
dan harus yakin kepada Sang Maha Penentu segalanya.

Sahabat-sahabat, ketika usiaku 25 tahun, aku
sudah memiliki niat untuk menikah, meskipun
hanya sekedar niat, tanpa keilmuan yang cukup.
Karena itu, aku meminta jodoh kepada Allah
dengan banyak kriteria. Dan Allah-pun belum mengabulkan niatku.

Ketika usiaku 30 tahun, semua orang-orang yang
ada di sekelilingku, terutama orang tuaku,
mulai bertanya pada diriku dan bertanya-tanya
pada diri mereka sendiri. Maukah aku segera
menikah atau mampukah aku menikah? Dalam
doaku, aku kurangi permintaanku tentang jodoh
kepada Allah. Rupanya masih terlalu banyak.
Dan Allah-pun belum mengabulkan niatku.

Ketika usiaku 35 tahun, aku bertekad,
bagaimanapun caranya, aku harus menikah. Saat
itulah, aku menyadari, terlalu banyak yang aku
minta kepada Allah soal jodoh yang aku
inginkan. Mulailah aku mengurangi kriteria
yang selama ini menghambat niatku untuk segera
menikah, dengan bercermin pada diriku sendiri.

Ketika aku minta yang cantik, aku berpikir sudah tampankah aku?
Ketika aku minta yang cukup harta, aku berpikir sudah cukupkah hartaku?
Ketika aku minta yang baik, aku berpikir sudah cukup baikkah diriku?
Bahkan ketika aku minta yang solehah, bergetar
seluruh tubuhku sambil berpikir keras di hadapan cermin, sudah solehkah
aku?

Ketika aku meminta sedikit... Ya Allah,
berikan aku jodoh yang sehat jasmani dan
rohani dan mau menerima aku apa adanya, masih
belum ada tanda-tanda Allah akan mengabulkan niatku.

Dan ketika aku meminta sedikit.sedikit...sedikit. ..lebih sedikit... Ya Allah,
siapapun wanita yang langsung menerima
ajakanku untuk menikah tanpa banyak bertanya,
berarti dia jodohku. Dan Allahpun mulai
menujukkan tanda-tanda akan mengabulkan niatku
untuk segera menikah. Semua urusan begitu
cepat dan mudah aku laksanakan. Alhamdulillah,
ketika aku meminta sedikit, Allah memberi jauh
lebih banyak. Kini, aku menjadi suami dari
seorang istri yang melahirkan dua orang anakku.

Sahabatku, 10 tahun harus aku lewati dengan
sia-sia hanya karena permintaanku yang terlalu
banyak. Aku yakin, sahabat-sahabat jauh lebih
mampu dan lebih baik daripada yang suadh aku
jalani. Aku yakin, sahabat-sahabat tidak perlu
waktu 10 tahun untuk mengurangi kriteria soal
jodoh. Harus lebih cepat!!! Terus berjuang
saudaraku, semoga Allah merahmati dan meridhoi kita semua. Amin.

24 Mei 2008

The Best Moments In Life


1. Falling in love.

2. Laughing till your stomach hurts.

3. Enjoying a ride down the country side.

4. Listening to your favorite song on the radio.

5. Going to sleep listening to the rain pouring outside.

6. Getting out of the shower and wrapping yourself with a warm, fuzzy towel.

7. Passing your final exams with good grades.

8. Being a part of an interesting conversation.

9. Finding some money in some old pants.

10. Laughing at yourself.

11. Sharing a wonderful dinner with all your friends.

12. Laughing without a reason.

13. "Accidentally" hearing someone say some
thing good about you.

14. Watching the sunset.

15. Listening to a song that reminds you of an important person in your life.

16. Receiving or giving your first kiss.

17. Feeling this buzz in your body when seeing this "special" someone.

18. Having a great time with your friends.

19. Seeing the one you love happy.

20. Wearing the shirt of a person you love and smelling his/her perfume.

21. Visiting an old friend of yours and remembering great memories.

22. Hearing someone telling you "I LOVE YOU"

19 Mei 2008

PELATIHAN PRESTASI 2

Pelatihan Prestasi 2 Angkatan ke 2 Wil POS 9.
Pada tanggal 17-18 Mei 2008, di RRI Tarakan
Kantor POS Indonesia...."BANGKIT"

created by enoenk chueks

18 Mei 2008

Malamku Tanpamu

created by enoenk chueks
Tanpamu..
malam ini terasa sepi sekali.
hanya sesekali suara jangkrik memecah kebisuan.
Kadang nyaring. menyentak lamunanku.
Kadang pilu. menggugah sudut hatiku.
Mengusik segala diamku. Kembalikan kenangan waktu itu.
Saat-saat kau ada bersamaku.

Krik! Krik!
Suara-suara itu semakin lama makin membahana.
berirama di telingaku.
mengikuti detak-detak jantungku. terasa semakin bernada.
seakan mengajakku melangkah untuk berdansa.
satu... dua... satu.. dua...
aku berdansa. berputar. menari.
dalam irama ilusi. aku semakin asyik bermimpi.

Aku terus menari. terbang. melayang.
sampai menembus gumpalan awan. halus. lembut.
tersentuh oleh ujung-ujung jariku.
putih. biaskan cahaya indah di pelupuk mataku.

Aku terus menari. menghibur diri. mengisi sepi.
mengukir rasa pada hari-hari ini. tanpamu.
aku tenggelam dalam nadaku.
terlarut dalam rangkaian kata-kataku.

Aku terus menari. dan akan tetap menari.
sampai kau datang mengganti.
sampai kau kembali mengusir malam yang sepi.

06 Maret 2008

Manajemen Umur

Resep Sunah Menambah Pahala & Usia

Waktu adalah harta termahal yang dianugrahkan Allah kepada manusia. Sukses tidaknya hidup seorang manusia ditentukan oleh sikapnya terhadap waktu. Dapat dikatakan waktu adalah hidup itu sendiri. Bukankah hidup adalah waktu yang kita gunakan sejak lahir sampai kita meninggal?

Salah satu sifat waktu adalah cepat berlalu.

Sekali berlalu dia tak pernah kembali

Apalagi diganti

Karena itu waktu menjadi “barang” teramat mahal harganya

Ada sebuah kisah tentang hakikat waktu ini

Suatu hari seorang turis mengunjungi sanggar seni seorang ahli pahat

Ia sedikit kaget ketika melihat sebuah patung yang mukanya ditutupi rambut dan kedua kakinya bersayap

“ patung apakah itu” tanya turis ini kepada pemahat?

“ kesempatan,” jawab pemahat

“ mengapa mukanya tertutup?”

“karena banyak orang tidak mengenalinya apabila ia datang mengunjungi mereka,” jawabnya kembali.

“ mengapa kakinya bersayap?”

“ karena larinya cepat dan tidak bisa terkejar, bila ia pergi”

Seperti itulah karakter waktu dan kesempatan. Saat ada jarang disadari dan disyukuri keberadaannya. Namun saat tiada ia disesali kepergiannya. Dan itu menjadi penyesalan tiada guna. Seorang ahli hikmah pernah berujar bahwa tidak ada perkataan yang paling menyedihkan selain kata “seandainya”. Tentu, yang paling menyedihkan adalah kalau penyesalan terjadi diakhirat kelak.

Sayangnya, sebagian orang kurang menyadari keutamaan waktu ini. Sehingga membiarkannya berlalu sia-sia. Tanpa sadar mereka terjerumus kedalam jurang kerugian.

apa itu cinta & pernikahan

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya?

Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting
yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”.

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”

Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)”. Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”

Gurunya kemudian menjawab “Jadi ya itulah cinta”

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, “Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?”

Plato pun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya”

Gurunya pun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”
—-

Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.
Terimalah cinta apa adanya.

Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Ar Ruum : 21)

Semoga kita menjadi bagian dari kaum-kaum yang berfikir tersebut.

Memutuskan Untuk Menikah
Berikut Janji Allah bagi orang yang akan menikah sebagaimana kami kutip dari sebuah sumber di internet. Semoga kita tidak menjadi orang-orang yang ragu untuk menikah.

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” (An Nuur : 26)

Dikatakan, jika kita ingin mendapat jodoh yang baik, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah memperbaiki diri. Semoga masing-masing dari kita mendapatkan yang terbaik dari Allah SWT.

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui” (An Nuur: 32)

Amiin.. semoga Allah memberi jalan keluar kepada kita yang berniat menikah atas kesulitan yang tengah kita hadapi (melalui usaha yang maksimal tentunya).

“Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya” (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)

Dikatakan, bagi siapa saja yang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah SWT.

“Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya.” (HR. Thabrani)

Mari sama-sama kita luruskan niat. Semoga usaha yang tengah kita jalani menuju pernikahan senantiasa sejahtera.

04 Maret 2008

temen chat ney....

ne mas zainal...dia tinggal dijakarta,
dia kerja di PT Pos Indonesia ney
temen chating, masih banyak seh temen - temen yang pengen enoenk tampangin di sini tapi nanti ya sabar azha...
mas ratim juga , thanks ya....

All Crew In Warehouse Tarakan

Hey ....
jumpa lagie ney ma enoenk, nah kalo ini foto kami waktu in warehouse,
keren kan!!!!hehehhe.....
nah aku kenalin ya yang sebelah kiri aku namanya suharyadie
kalo yang tengah enoenk chueks , hicks....
nah yang sebelah kanan itu bos aku...<>
hidup pos logistic................

01 Maret 2008

Mapukah kita Mencintai?


Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam,pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka menikah sudah lebih 32 tahun Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa,setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak
> merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, pak suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah. Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah
> sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan pak suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil. Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata " Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak....... ..bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu". Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya, "sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian". Pak suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka." Anak2ku... Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah..... .tapi ketahuilah dengan adanya ibu
> kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian.. sejenak kerongkongannya tersekat,... kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini. kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg masih sakit." Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu suyatno..dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.. Sampailah akhirnya nsuyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada pak suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg
> sudah tidak bisa apa2..disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah pak Suyatno bercerita. "Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian ) adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu-lucu.. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,"

Sumber : Milis Jokam

because of you

i always think later wait will the infinite still give opportunity to us to each other to addressing,

although that in [relation/link] which far! I trust us each have owned different road;street,

" my prayer" be confidence yours love, we and what is going on is colour of warni able to make happyly [of] yours life forever

I am sorry if during the time often make you disappointed,

many change in myselves since me recognize you,

nowadays I experience my day without burden again like is.

I am sorry also which often isn't it other love [in] my moment with you,

I confess you (it) is true was different the than other and [do] not properly my him compare you with my past.

is I really face the nature of and you attitude which was contrast with my craving man,

but nowadays I enjoy this togetherness without burden,

you who I assume difference far with desire of me,

in the reality you are devoted men,

responsibility you have never broken a promise,

and you mannerism which always invite my laugh,

making me forbear staying fringe today with you.

promise at heart,

I will make happy you and forget which is till in a moment wait we was dissociated by something which you needn't know,

but be confidence I will fixed you darling,

which teaching many meaning of this lives for us.

thanks awfully and I long yous forever,

although during the time I feel far out of you,

far from yours affection caress,

memory are always make me plung in thought ,

have once this transparent tear fall to wett cheek,

but why I have to like that,

while you not yet [is] same of course,

still is fair if during the time I still isn't it yours affection,

while possibly you have otherly.

do remember you [at] a period of/to with me,?

enoenk neh




Hey nama aku enoenk, aku lahir tanggal 14 februari 1987, aku lahir dikota kecil di bagian selatan kalimantan, tepatnya di desa puntik tengah kec. Mandastana, kab, batola. Ketika aku berumur 7 tahun aku masuk sekolah dasar negeri puntik luar 2, setelah lulus aku melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Mandastana, lalu ke SMAN 1 mandastana, perjalanan yang cukup panjang memang selama 12 tahun aku menempuh pendidikan dengan banyak pengalaman, dan sekarang aku tengah berada di Kota Tarakan, yang menurut kebanyakan orang adalah kota kecil, memang begitu kesannya, dan sebagai anak yang biasa tinggal dikota banjarmasin aku ngerasa agak kesepian di sini, mungkin aku yang kurang terbiasa, sekarang aku tinggal bersama kakaku, disini banyak mengajarkan aku arti kehidupan, dia ajarkan aku hidup itu ga Cuma bersenang-senang, karena hidup itu Cuma sementara, aku tau maksudnya itu. Disini aku belajar memperbaiki semua yang pernah aku lupakan, kucoba memahami makna hidup, aku sekarang bekerja disalah satu perusahaan tepatnya di PT POS INDONESIA. Senang rasanya dapat bergabung di perusahaan itu, aku dapat belajar banyak disana, aku juga melanjutkan kuliah di sekolah tinggi swasta yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bulungan Tarakan, jurusan manajemen. Baru semester pertama seh... aku juga ingin segala usahaku ini ga sia2 sampai aku gapai cita-citaku....