dari genggaman jarimu....
tanpa daya ku perbanyak doa
sambil menitipkanmu padanya

Aku takkan menangisi cinta yang t’lah berlalu
pun takkan kuratapi kesepian hati yang tak bertepi
Sendiri bukanlah sebuah akhir,
sebagaimana mencintamu hanyalah awal
Takkan juga kumenyalahkan rasa jika esok masih ada
Takkan pula kubertanya pada sang Kuasa
tentang makna dibalik perjumpaan dan perpisahan
Tujuan hidupku bukan hanya untuk cinta

Tulisan ini untuk seseorang yang pernah mengisi hari-hariku...
Dear are you..
Pertama pertemuan kita di tempat ini, kota kecil tapi banyak aktivitas, lalu ia mengenalkanku padamu,... kau yang membantuku menemukan pekerjaanku, ga ada yang sepesial antara kita hanya sebatas teman biasa, rekan kerja, dan tetangga. Bulan berganti bulan entah apa yang kau rasa...aku pun tak tau itu ada dalam hatimu, awalnya biasa saja, karena aku tau tak mungkin kau tertarik padaku, tapi nyata lain dari apa yng aku fikirkan, “kiss me” itu terasa indah to aku, dan entah kenapa kurasakan pelukan hangat itu sangat membuaiku...”maaf kan aku” itulah kata yan kau ucapkan, tapi entah kenapa aku hanya tersenyum, harusnya aku marah, harusnya aku ga rela,... tapi kenapa hatiku mengiyakan
Setelah waktu itu berlalu, kita saling dekat, jujur aku tau itu tak mudah karena dia sudah punya segalanya, aku merasa kecil didepannya, tapi benih sayang mulai tumbuh dihatiku, dan itu juga terlihat dari sikapmu pada ku...,
Dan taukah ....
Aku mulai mencintainya..... sentuhanmu membuatku terlupa siapa dia,siapa aku dan dimana kami.....segalanya begitu cepat dan kami menikmatinya, jujur aku adalah jiwa kesepian, aku adalah orang yang selalu haus akan kasih sayank,......
Dan kau hadir disaat aku sedang kehampaan, mezki itu sangat jauh dari ingatanku....
Siapa aku dan siapa kamu, ajaran kita melarang itu....
Semakin lama, kita semakin gila, apa yang kita lakuin diambang batas kewajaran, kau dan aku... ya kita telah saling jatuh cinta, cinta yang membutakan mata hati kita, bahwa kita tak mungkin bersama,...waktu pula yang mengantarkan kita untuk selalu bersama, aku benar2 tak bisa tanpa kamu, begitu juga aku, “nikah yu” itu yang sering kau ucapkan, tapi kenapa aku begitu sulit mengatakan ia, “tunggu lulus kuliah dulu ya” itu yang selalu ku katakan padamu, dan kau pun pura 2 ngambek, dan aku merayumu, sehingga kau ga ngambek lagi, hari 2 berlalu, entah apa yang kau rasakan, tapi kau selalu ada to aku, apa yang aku inginkan selalu kau penuhi.... akhirnya aku menjadi manja olehmu, kau yang memanjakanku, kau yang memenuhi segala permintaanku, kau tak pernah marah,
Kau tau...sempat aku berpikir ...mungkinkah kita akan bersama, sedangkan kau telah bersamanya, dia yang menyayangimu, dia yang menemani hari2mu, sedangkan aku, siapa aku, aku perusak ....meskipun bukan aku yang memulainya....
Kita pernah pergi ketempat ini, tempat dimana tak ada yang mengenal kita, meskipun mereka selalui menghantui kita, dan merusak acara kita, aku sangat ga ingin semua cepat berlalu, aku selalu ingin bersama ma kamu, berdua tanpa mereka tanpa ada yang mengganggu, sampai kita kembali kekota ini, kota kecil dimana kita pernah bertemu, masih kurasakan indahnya kecupanmu, hangatnya pelukanmu, dan lembutnya belaianmu.
Taukah.......
Kau mulai berubah sejak itu, kau tersadar apa yang kita lakukan ini slah, apa yang kita buat ini adalah yang dilarang, dan kau pun mulai menjauhiku, kau tak semanis yang dulu, sikapmu kasar, dan kau tak peduli lagi padaku, sungguh bukan ini yang aku inginkan diakhir cerita kita, bukan perpisahan yang aku harafkan diakhir kisah kita, kenpa kau begitu tega mencampakkan aku, kenapa terlalu sulit kuterima semua ini, apa salahku, apa yang kau inginkan dariku????
Are you.........
Aku hanya ingin belaian kasih sayangmu, karena aku adalah jiwa yang kesepian, aku adalah orang yang selalu sendirian, kenapa kau pergi meninggalkanku????
Hilangkah rasa cintamu padaku???
Bosankah kamu padaku????
Apa kau menginginkan yang lain????
Segala usaha ku coba meyakinkanmu, bahwa aku mencintaimu, bahwa kau yang terindah dalam hidupku, tapi sia2, kau menutup hatimu untukku, kau menguncinya rapat2, kau campakkan aku, dan kau melupakanku, semudah itukah kau meninggalkan kenangan kita, segampang itukah kau melupakan aku???? Kenapa kau mengatakan aku meghancurkan kehidupanmu??? Siapa yang slah aku atau kamu.... siapa yang memulai cerita ini.....jujur mencintai kamu Cuma butuh waktu 1 detik saja, tapi untuk melupakanmu butuh waktu seumur hidupku....
Sekarang kita menjadi sosok yang tak saling kenal, kita menjadi sebuah moment yang tertoreh diatas tinta hitam diatas blogku....
Kamu memang hebat, bisa melupakan aku begitu cepat.....sedangkan aku!!!!
Aku seniri didalam kehampaan karena aku adalah jiwa yang kesepian, dan jiwa ini akan tetap sepi sampai akhir hidupku.....
Kerasnya hidup memaksa aku menitikkan air mata ini........
Biarlah waktu yang akn menjawab segalanya...
Dengan segala ketidak berdayaanku aku menangis..... karena aku lelah, lelah to menatap kisah sedih yang tak berujung ini........
Pesanku “sayank... andai sayang mendengar bisikan angin, itulah suara hatiku yang menjerit memanggil namamu, andai...sayang melihat daun yang melambai itulah lambaian tanganku yang memanggil dirimu, andai ...sayank merasakan detaknya gerimis malam, itulah tangisan hatiku yang tak pernah lupa akan dirimu, walaupun sayang jauh dariku namun hatiku selalu dekat denganmu”
Story stay in Tarakan City,”are you”
Aku adalah jiwa yang kesepian....
Diantara kegalauan seribu hati mungkin akulah yang paling resah..
Kegelisahan yang membuat jiwaku kian merana, apa karena salahku sendiri ya
Aku ingin menggapai bulan padahal aku udah punya bintang yang indah....
Kini aku kehilangan nya , aku mulai merasakan kesepian ini, kian merasuki aku,...
Ohhh.......beban ini terasa berat, entahlah apa yang aku lakukan pada hidupku sendiri, jalan apa ini, arah yang mana yang musti aku ambil, apa kah ini semua adalah jalan yang Engkau gariskan padaku.....lelah aku menjalaninya,.....sipa yang aku cari...apa yang aku inginkan, aku kadang galau bertanya ini pada diri aku sendiritapi ini harus aku tanyakan, karena hatiku ga bisa bohong kalo aku inginkan dia hadir disela hari2ku.....
Mereka yang pernah ada dalam hidupku kini satu persatu menemukan kehidupannya sendiri, tinggal aku sendiri..........
Menyesal... ga ada guna....
"kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri...saat ini adalah anugrah"

Ketika semua nada terasa sumbang di telinga....kurasakan kian rapuhnya hati , merangkak meninggalkan segala kegelisahan.... meraung memanggil cinta yang pernah aku rasakan,..okh kenapa begitu sakit kurasakan dad ini, ketika apa yang aku harafkan jauh dari apa yang aku rasakan, kegelisahan yang berkepanjangan membuat kehidupanku kian menjadi mistis, nelangsa yang ku rasa membuat aku terpuruk dalam ketidakberdayaan, masalah yang aku hadapi jauh lebih rumit dari rumitnya benang yang kusut, apa sebenarnya yang aku cari....?????????????
Egokah aku...bila aku inginkan kebahagiaan, kenapa aku tak bisa sepenuhnya merasakan itu dicintamu....salahkah bila rasa ini kian dalam, sedang kan aku tau kau adalah miliknya ....ya kau miliknya seutuhnya.....sedangkan aku.....!!!! aku hanyalah orang yang terlambat datang mengisi kehidupanmu, egokah aku meminta belaian kasih dari orang yang telah memiliki cinta yang sempurna...?????
Akh....Tuhan, kenapa aku begitu bodoh...
Kenapa cinta membutakan pintu hatiku, kenap tak aku fikirkan orang yang aku rebut cintanya.... relakah dia berbagi denganku??? Bisakah dia menerima aku????
Aku terlalu kejam kepadanya...aku bukan orang yang mengerti akan perasaan orang lain...............?????
Kuw haraf aku bisa melupakannya... aku tak sanggup menerima cacian dari mereka karena kebodohanku... ku memang mencintaimu.... sangat mencintaimu.... tapi aku tak akan pernah memilikimu....tak akan pernah.....
Jangan pergi...
Meratapi sepiku
Tanpa hadirmu lagi
Kasihku berlalu...
Menyesal yang terjadi
Pupuskan rindu ingin
Benci kepadaku
Semua yang kulalukan ini
Bukan yang ku inginkan
....
Menangis aku disini
Mengharaf kau kembali
To bersama lagi seperti dulu
Jangan kau beranjak pergi
Tinggalkan ku disini
Karna ku tak akan mampu tanpamu ...kekasih
Ta pernah ku inginkan
Semua yang terjadi
Hancur nya cintaku..