22 Februari 2009

b'day 22


14 februari 1987 aku dilahirkan

dan kini genap 22 tahun usiaku

kian lelah kurasakan tubuhku ...

kian perih dan panjang perjalanan hidupku..

kutapaki satu persatu jalan yang pernah ku lewati

ku rasakan sesak ini kian menyiksa....
lentera inipun seolah sayup2 akan padam
mampukah aku bertahan di derasnya arus kehidupan ini
adakah tempat aku bersandar dikala aku jauh dari belaian kasih sayank
kedua orang tuaku...
kenapa kerinduan ini begitu sangat.... ketika ku ucapkan kata ....
aku mangis mengingat semua kenangan lalu...
masih mampukah aku berpijak disaat angin kencang menerpaku
bisakah aku bertahan saat kegalauan kian menyulut hatiku...
okh..... pahit ini ku telan jua...
ku hanya berharaf ada sinar di depan sana....
to memberiku seberkas harapan... yang mampu memberi aku semangat to tetap bertahan disini.....

Bukan akhir segalanya



Fyuuuuh… pertanyaan yang mengingatkanku saat-saat sulitku dulu… saat dimana aku merasakan bahwa kiamat telah melanda hidupku (bukan nya hiperbola,serius gag dapet kata2 yg tepat buat pengganti kata “kiamat”)… masa dimana aku menganggap bahwa dengan mengakhiri hidup adalah sebuah solusi dan menjadikanku “the next cobain generation”…!!! Tapi benarkah begitu?? Benarkah mati adalah penyelesaian terakhir untuk menyelesaikan masalah sepelik apapun..??? Kalau toh iya…,perlu dicatat baik-baik…,SAYA MASIH DISINI… Yaaa…,saya yang dulunya pernah berusaha mengakhiri hidup dengan cara memacu kuda besi dengan kecepatan diambang batas dan berfikir bahwa sebuah sedan mewah berwarna hitam kinclong itu mampu menyelesaikan masalah saya malahan merubah fikiran saya dalam hitungan detik,bahkan mungkin lebih diantaranya. Hanya karena sebuah tangan halus tak terlihat dan suara yang tak berwujud tapi begitu keras meneriakkan sesuatu ditelinga dan dihati saya “kisahmu tak akan berakhir begini”…!!! Suara dan tangan itu menyadarkanku lewat sebuah senyum anak kecil berusia sekitar 2 tahunan..,yaaa…,SENYUM ANAK KECIL…!!! Sebuah senyum tanpa dosanya terlihat begitu tulus seakan mengejek kepengecutanku dengan sifat optimisnya tentang hidup yang belum terkontaminasi oleh sifat kekanak-kanakan nya orang dewasa..
Apapun itu,yang jelas aku berhasil lewati masa dimana aku benar benar jatuh kedalam jurang yang bersisikan tebing tinggi yang dulunya kupanjat tapi lupa untuk kusisakan perasaan bahwa setiap saat aku bisa terjatuh atau tergelincir kedalam jurangnya yang dalam,hingga disaat aku benar-benar kehilangan pegangan dan terjatuh…,aku rasakan sakit yang melebihi apapun yang pernah aku rasakan…,seharusnya memang aku persiapkan diri untuk hal itu..,untuk hal yang bersentuhan dengan ketidak pastian dimana aku memang tak punya kuasa untuk mengetahuinya terlebih dahulu,mengetahui apakah nantinya aku kan temukan puncak tebing itu ataukah akan terjatuh dan tergeletak mati..,atau terjatuh dan berusaha untuk bangkit lagi…???
Dan inilah aku sekarang…,orang yang terjatuh kedalam jurang yang dalam saat mencoba mendaki tebing yang curam dan tinggi dan hampir mati sia-sia didalam kesakitan dan kesendirian didalamnya tanpa ada seorang pun bisa membantu selain diri sendiri… Aku malah bersyukur aku pernah tergelincir dan jatuh,karena dari situ aku bisa belajar berhati hati dan mempersiapkan diriku dalam sebuah ketidak pastian bahwa suatu saat bisa saja aku kembali terjatuh dikala kembali melanjutkan pendakian…,aku lebih mempunyai persiapan apabila aku terjatuh lagi nantinya dan aku pun mengetahui rute mana yang harus aku tempuh untuk mengalahkan beratnya medan tebing tinggi tersebut…
Kalau ada yang mengira itu adalah hal yang mudah semudah saya yang hanya duduk disini menuliskan huruf dan aksara saja..,HAL ITU SALAH BESAR!!! Itu …,SANGAT SULIT tapi TIDAK MUSTAHIL untuk dilakukan… Tapi poin terpentingnya adalah semua orang (yang berada pada posisiku) mampu untuk kembali bangkit dan meneruskan tujuan utamanya dengan belajar pada kesalahan yang ada dengan mengoreksi semua langkah yang akan diambil.
Takut untuk bangkit…??? Itu adalah hal yang manusiawi… Menangis sejadi-jadinya pun bukanlah tindakan haram untuk seseorang yang baru terjatuh kedalam sebuah jurang derita…,tapi pertanyaannya adalah “sampai kapan”? Sampai seseorang datang dan meulurkan seutas tali untuk membantu kita kembali naik..??? Jangan pernah mimpikan hal itu…,karena kita hanya SEORANG DIRI didalam jurang itu dan yang hanya bisa membantu adalah diri kita sendiri dan akal naluriah kita sebagai mahluk yang paling tinggi tingkat bertahan hidupnya dibandingkan ras lain diplanet ini.
Jangan pernah takut untuk kembali mencoba…,itu poin pentingnya… entah itu kembali lewat jalan yang sama dengan koreksi dan revisi disana sini ataupun lewat rute lain yang dirasa lebih mudah dan aman. Dan selalu persiapkan diri apabila suatu saat kembali tergelincir atau bahkan terjatuh… Sekali lagi..,semua itu hal yang susah dan tidak mudah tapi tidak mustahil untuk dilakukan…
Dan…,apapun masalahmu.. Berusaha mengakhiri sendiri kisah hidupmu bukanlah suatu keputusan yang baik… Karena kita hanyalah tokoh yang diberikan peran untuk meneruskan kisah kita sendiri,dan biarlah urusan “ending” kita serahkan kepadaNya,kepada penulis kisah hidup kita…,seburuk atau sebaik apapun kita yang menentukan karena Dia hanya menyetujui apapun yang kita lakukan tanpa berniat merubahnya..,perubahan kisah sepenuhnya ada ditangan kita sepenuhnya sebagai pemeran karena Dia selalu mengingatkan kita dalam bermacam rupa dan bentuk apabila kita berniat untuk mendahuluiNya…

13 Februari 2009

Untuk Hati Nurani

memandang dalam diam
sekawanan burung terbang rendah
dalam kesunyian menuju barat
sementara senja belum lagi menyapa
melihat satu satu daun jatuh
perlahan pasti menghunjam ke bumi
meski musim gugur belum tiba
dan musim panas belum lagi usai
aku terpaku tak ada kuasa
menerawang lewat buram kaca jendela
kepedihan menyambar dibawa angin dingin
menyelusup lewat celah kecilnya
dalam kebekuan yang menyakitkan
teringat sosok-sosok, nama-nama
yang dalam diam tak banyak bicara
mencoba melakukan asa sebatas apa yang mereka bisa
untuk berbuat demi yang tercinta
ah, ketika semua jerih payah itu tidak dinilai ada
atau malah dianggap tidak ada nilai sama sekali
aku merasa sedang menyaksikan satu episode pertunjukkan
di sebuah panggung kehidupan
ceritanya tentang sebuah keserakahan,
saling berebut mencari keselamatan
dari para penari latar yang berimprovisasi tidak seirama
di belakang penyanyi puritan
yang juga menyenandungkan lagu sumbang
tentang rasa haus yang tak pernah terpuaskan akan kekuasaan
tentang rasa lapar yang tak pernah terkenyangkan akan penghianatan

my B'day


happy b'day noenk.....
hari ini adalah hari yang sangat bahagia juga menyedihkan
tapi enoenk adalah sosok yang kuat
bagaimanapun keadaanmu, bagaimanapun cintamu
semuanya akan menjadi sesuatu yang bisa membuat kamu tegar
enoenk tau...
didalam setiap derita tersimpan beribu tanda tanya...
positif thinking yang perlu kamu tumbuhkan dalam diri kamu..
aku yakin cinta kamu kebahagiaan kamu...akan abadi
meski ta di dunia ini tapi di dunia yang lain kamu akan menikmatinya
tetaplah menjadi bintang harapan, dan memberikan yang terbaik dalam hidupmu
karena cintamu akan dinanti setiap orang yang menginginkanmu...
noenk....
segala cita n usaha tidak ada yang sia2
walau mungkin Allah tidak memberikannya di sunia ini tapi Allah akan mengingatnya
di kehidupan yang lain...
sabar dan tawaqal yah...
semua derita adalah ujian, semua cita adalah ujian
jika kita mampu berpijak dengan tegar
aku yakin cita dan cintamu juga dapat enoenk raih
berdoa dan meminta selalu padanya itu yang terbaik
dari pada harus mengeluh...
noenk....
ga ada yang abadi di dunia ini...
semuanya akan pergi satu persatu...
yakinlah bila kamu tau semua orang menyayangimu...
jangan bersedih, hapus air matamu...
ini adalah hari bahagiamu dan tak seorang pun yang akan merebutnya darimu...
nikmatilah hidupmu...bersama orang 2 di sekelilingmu...
tetaplah jadi yang terhebat...
aku yakin kamu bisa.....
keep spirit......yachhh
selalu ada cinta mereka di setiap derap langkahmu..... yakinlah...